Balance Coin (BLC) Anjlok Lebih dari 99% Usai 42DAO Kena Eksploitasi Senilai US$915.000

Ringkasan Pasar AI
Kejatuhan 99% Balance Coin setelah eksploit 42DAO sebesar ~US$915 ribu menegaskan rapuhnya keamanan DeFi dan desain oracle yang masih berlanjut. Penyelidik mengaitkan kerugian tersebut dengan manipulasi median-oracle dan ketiadaan pengaman (pemeriksaan deviasi, penundaan likuidasi), yang memungkinkan likuidasi paksa cepat. Meski dampak langsungnya pada 42DAO/BLC, episode ini dapat memperketat selera risiko di seluruh DeFi, menekan arsitektur vault/oracle serupa, dan meningkatkan kehati-hatian jangka dekat di pasar kripto yang lebih luas.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
BTC/USDT-0.50%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
▼ Bearish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Token Balance Coin (BLC) terjun lebih dari 99% pada Selasa setelah protokol DeFi 42DAO dilaporkan menjadi korban eksploitasi. Peneliti keamanan memperkirakan sekitar US$915.000 tersedot dari platform tersebut. Serangan itu membuat harga BLC jatuh dari hampir US$1 menjadi hanya pecahan sen dalam satu kejadian, menambah daftar panjang protokol kripto yang dibobol sepanjang 2026. Manipulasi oracle picu likuidasi kilat Insiden ini pertama kali diungkap perusahaan keamanan blockchain PeckShield, yang menyebut 42DAO dieksploitasi sekitar US$915.000. SlowMist kemudian merilis analisis lebih rinci dengan estimasi kerugian mendekati US$912.000. Akar masalah ditelusuri ke Median Oracle milik 42DAO yang disebut memasok harga BTCB sangat rendah dan tidak wajar ke dalam sistem. Menurut SlowMist, pelaku memanfaatkan fungsi "Spotter poke" untuk menulis harga yang salah langsung ke kontrak VAT. Celahnya ada pada Spotter yang dinilai tidak memiliki sejumlah pengaman, seperti pemeriksaan deviasi harga, batas maksimum drawdown, serta proteksi harga minimum (price floor). Setelah harga yang dimanipulasi masuk ke sistem akuntansi protokol, modul Dog menangkapnya tanpa jeda likuidasi maupun validasi harga oracle, sehingga pelaku dapat memicu likuidasi instan pada beberapa vault BTCB dalam satu transaksi. SlowMist mengidentifikasi dompet pelaku sebagai 0x9d8d…231c dan kontrak korban sebagai 0x973a…a9c0c. Sementara kontrak Spotter dan Dog yang dieksploitasi tercatat di 0x849d…29288 dan 0x0010…1f634e. Pasar bereaksi cepat. Data GeckoTerminal menunjukkan BLC diperdagangkan sekitar US$0,0025 pada saat penulisan, turun 99,75% dalam 24 jam terakhir dari sekitar US$0,997. Kapitalisasi pasar token itu merosot menjadi sekitar US$12.000. Volume perdagangan tercatat US$94.900 dari lebih dari 1.600 transaksi, dengan lebih dari 1.000 transaksi berupa pembelian dan sisanya penjualan. Rangkaian pembobolan DeFi berlanjut Kasus 42DAO menjadi insiden terbaru dalam rangkaian eksploitasi DeFi dan bridge tahun ini. Salah satu yang paling baru menimpa Allbridge, jembatan stablecoin lintas-chain, yang menghentikan aktivitas pada 20 Juli setelah peretas membawa kabur US$1,65 juta. Investigator menyebut pelaku memanipulasi rasio pool stablecoin Allbridge melalui transaksi yang didanai flash loan, lalu menarik dana dari pool likuiditas yang terdistorsi. Pada Juni, Syscoin mengalami eksploitasi bridge yang memungkinkan penyerang mencetak hingga 5 miliar token SYS, memicu penurunan harga aset tersebut hampir 20%. Sebulan sebelumnya, Echo Protocol menangguhkan transaksi lintas-chain setelah eksploitasi yang melibatkan pencetakan 1000 eBTC. Peristiwa itu juga menekan token native Echo, yang langsung anjlok lebih dari 12%. Meski detail teknisnya berbeda, insiden 42DAO mengikuti pola yang kerap berulang: serangan tidak perlu membobol kriptografi atau mencuri kunci, melainkan memanfaatkan lemahnya pengamanan pada feed harga dan mekanisme likuidasi. Tulisan "Balance Coin (BLC) Crashes 99% After 42DAO Suffers Exploit" pertama kali terbit di CryptoPotato.