Peretas Kuras USDC Senilai US$24 Juta dari AFX Bridge di Arbitrum
Ringkasan Pasar AI
Bridge berbasis Arbitrum milik AFX Trade dieksploitasi dengan kerugian sekitar $24,15 juta dalam USDC, menguras hampir seluruh TVL di kontrak dan menegaskan kembali risiko keamanan bridge dan DeFi yang sedang berlangsung di Arbitrum. Penyerang melakukan bridge hasilnya ke Ethereum dan menukarkannya menjadi sekitar 12.467 ETH, menciptakan tekanan jual yang terlokalisasi serta meningkatkan aversi risiko jangka dekat terhadap venue leveraged-perps dan arus deposit yang bergantung pada bridge. Bridge native Arbitrum dilaporkan tidak terdampak.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
ETH/USDT-0.46%
Wawasan AI · ETH/USDTWawasan AI
▼ Bearish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
AFX Trade, bursa derivatif yang menyelesaikan transaksi dalam USDC, dilaporkan menjadi korban eksploitasi sekitar US$24,15 juta pada 22 Juli. Firma keamanan Blockaid menyebut penyerang menargetkan sebuah bridge yang dioperasikan protokol tersebut di jaringan Arbitrum.
Blockaid mengatakan pihaknya mendeteksi insiden itu pada pukul 21:30 UTC dan mempublikasikan transaksi terkait di Arbiscan. "Eksploitasi ini spesifik pada bridge yang dioperasikan AFX," tulis Blockaid, seraya menambahkan bahwa mereka bekerja sama dengan tim Arbitrum "untuk merespons insiden, berkoordinasi dengan protokol terdampak, dan membantu membatasi dana yang dicuri."
Menurut akun analitik onchain Lookonchain yang menautkan alamat pelaku di Arkham, dana hasil curian dipindahkan ke Ethereum lalu ditukar menjadi 12.467 ETH dengan harga rata-rata US$1.937. Hingga berita ini ditulis, AFX belum merilis pernyataan di akun X miliknya. The Defiant juga telah meminta komentar kepada AFX.
Arbitrum: Native Bridge Tidak Terdampak
Steven Goldfeder, salah satu pendiri Offchain Labs selaku pengembang Arbitrum, menyatakan eksploitasi tersebut tidak mengganggu infrastruktur Arbitrum. "Kami mengetahui laporan peretasan bridge di Arbitrum dan sedang menyelidikinya. Kami dapat mengonfirmasi bahwa transaksi yang dimaksud berasal dari protokol pihak ketiga, dan native bridge Arbitrum tidak diretas maupun dieksploitasi dengan cara apa pun," tulis Goldfeder. Ia menambahkan pihaknya akan berkoordinasi dengan tim pihak ketiga dan menyampaikan pembaruan ketika informasi tambahan tersedia.
Hampir Seluruh Dana Bridge Terkuras
Data DefiLlama menunjukkan kontrak AFX bridge di Arbitrum menyimpan sekitar US$24,2 juta dalam USDC sebelum serangan, sehingga nyaris seluruh dana yang terkunci di kontrak itu tersedot. Nilai deposit bridge tersebut sebelumnya meningkat dari sekitar US$19,3 juta pada pertengahan Juni.
AFX, kependekan dari AntiFragile Exchange, menggambarkan diri sebagai blockchain Layer 1 "sovereign" yang dibangun untuk derivatif terdesentralisasi. Berdasarkan situs resminya, AFX menawarkan perpetual dengan margin USDC dan leverage hingga 100x untuk aset kripto, saham, ETF, dan komoditas. Setoran pengguna masuk ke protokol melalui kontrak bridge berbasis Arbitrum yang menjadi sasaran dalam serangan ini.
Insiden ini terjadi di tengah rangkaian eksploitasi yang menargetkan protokol di Arbitrum sepanjang Juli. Pada 15 Juli, bursa perpetual Ostium menghentikan perdagangan setelah penyerang memanipulasi sistem oracle untuk menguras hingga US$18 juta dalam USDC dari liquidity vault.
Pasar tidak menunjukkan reaksi besar secara langsung. ETH diperdagangkan di sekitar US$1.928, relatif datar dalam 24 jam terakhir, sedangkan ARB turun 0,3% ke US$0,0806, menurut CoinGecko. ARB mencetak rekor terendah sepanjang masa di US$0,0705 pada 26 Juni.