Menjelang Rapat The Fed, Yield US Treasury 10 Tahun Cetak Tertinggi Sejak 2007; Saham AI Terkoreksi

Ringkasan Pasar AI
Pasar memasuki pertemuan The Fed dengan ketidakpastian kebijakan yang meningkat karena imbal hasil Treasury 10Y melonjak di atas 5%, memperketat kondisi keuangan meski pemangkasan 25 bp diperkirakan dan probabilitas pemangkasan pada Desember meningkat. Pembalikan tajam dalam momentum AI membebani saham AS, dipimpin oleh penjualan besar-besaran pada perdagangan yang terkait dengan NVIDIA. Secara bersamaan, Brent dan WTI di atas $100 akibat risiko pengapalan di Timur Tengah dan Houthi memperkuat inflasi serta tekanan pada suku bunga.
Level dampak
● Tinggi
Aset terdampak
NCSIDXY2USD/USDT+0.08%
Wawasan AI · NCSIDXY2USD/USDTWawasan AI
▼ Bearish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Huo Xing Finance melaporkan: Pada 15 September, Federal Reserve memulai rapat kebijakan moneter dua hari pada Selasa ini. Pasar memperkirakan pemangkasan suku bunga 25 basis poin pada Rabu, sementara peluang pemangkasan lanjutan pada Desember naik menjadi 75%. Inflasi yang masih berada di atas target 2% membuat Ketua The Fed Kevin Warsh menghadapi tekanan kebijakan yang besar. Di pasar keuangan, volatilitas meningkat tajam. Yield US Treasury tenor 10 tahun naik ke level tertinggi sejak 2007 pada awal perdagangan Selasa, setelah sempat menembus 5% pada sesi Senin. Aksi jual obligasi pemerintah AS yang berlanjut menambah tantangan The Fed dalam mengendalikan inflasi. Perdagangan bertema AI juga berbalik arah. Setelah sejumlah pemimpin besar industri AI memperingatkan perlunya memperlambat pengembangan model, saham-saham terkait AI anjlok pada Senin. Aset AI yang populer seperti NVIDIA menghadapi tekanan jual yang kuat. Presiden Trump secara tidak lazim ikut campur dalam All-In Summit dengan menelepon CEO NVIDIA Jensen Huang dan menyebut kekhawatiran pasar terhadap AI sebagai "semua penipuan", tetapi pernyataan itu tidak mampu mencegah pelemahan saham AS menjelang penutupan. Harga minyak dunia terus menanjak; kontrak berjangka Brent dan WTI diperdagangkan di atas US$100 per barel. Serangan pemberontak Houthi di Yaman terhadap Arab Saudi serta insiden kapal di Selat Hormuz memicu kekhawatiran gangguan pasokan. Korelasi antara harga minyak dan yield US Treasury mencapai level terkuat sejak 2019. Di sisi lain, indeks berjangka saham AS bergerak turun tipis setelah pasar Asia cenderung melemah.