31.000 Opsi BTC Kedaluwarsa, Strike US$60.000 Jadi Titik Fokus

Ringkasan Pasar AI
Kedaluwarsa 3 Juli sekitar 31.000 opsi BTC (~$1,9 miliar nosional) kembali mengarahkan perhatian pada lindung nilai dealer di sekitar strike $60K-$61K, di mana konsentrasi gamma dapat meredam atau memperkuat pergerakan jangka pendek. Sementara put/call BTC < 1 menunjukkan posisi yang berat di call, skew jangka pendek yang sangat negatif mengindikasikan lindung nilai penurunan dalam waktu dekat yang mahal. Arus keluar ETF spot BTC AS yang persisten juga terus membatasi selera risiko dan likuiditas.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
BTC/USDT+0.54%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
● Netral
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Sebanyak 31.000 kontrak opsi Bitcoin (BTC) dengan nilai nosional sekitar US$1,9 miliar berakhir pada 3 Juli, kembali menyorot rapuhnya upaya BTC bertahan di atas US$60.000. Rincian kedaluwarsa: - BTC: 31.000 kontrak (nosional ≈ US$1,9 miliar); rasio put/call 0,7; level "maximum pain" US$61.000. - ETH: 135.000 kontrak (nosional ≈ US$230 juta); rasio put/call 1,29; level "maximum pain" US$1.650. Mengapa penting Ukuran jatuh tempo opsi BTC kali ini cukup besar untuk menguji apakah pemulihan di atas US$60.000 benar-benar solid. GreeksLive menilai eksposur gamma BTC terkonsentrasi di sekitar US$60.000, sementara gamma ETH berada dekat US$1.700. Area strike seperti ini kerap menjadi jangkar pergerakan harga jangka pendek saat dealer melakukan lindung nilai. Sinyal arus opsi cenderung beragam. Secara keseluruhan rasio put/call BTC di bawah 1 (call lebih banyak daripada put). Meski begitu, GreeksLive mencatat 25-delta skew BTC masih sangat negatif untuk tenor pendek: 11,0% (1D), 11,0% (7D), dan 8,0% (1M). Ini mengindikasikan put jangka sangat pendek diperdagangkan dengan premi, dan pelaku pasar bersedia membayar lebih untuk melindungi risiko penurunan dalam waktu dekat, bukan meningkatkan optimisme bullish jangka panjang. Sebaliknya, rasio put/call Ether yang lebih tinggi (1,29) mengarah pada permintaan proteksi downside di ETH yang lebih kuat dibanding BTC. Latar pasar Kenaikan tipis BTC di atas US$60.000 terjadi setelah ekspektasi makro AS melunak dan harga minyak menurun, mendorong aset berisiko pulih. Tekanan jual dari ETF spot Bitcoin AS tetap menjadi beban. Laporan industri menunjukkan arus keluar mingguan hampir US$1,79 miliar, penarikan terbesar sepanjang 2026, sehingga pembeli cenderung berhati-hati. Kedaluwarsa 3 Juli ini jauh lebih kecil dibanding jatuh tempo akhir kuartal pekan lalu, ketika sekitar US$11 miliar opsi BTC dan ETH berakhir dan arus lindung nilai membuat rentang US$60.000–US$62.000 menjadi pusat perhatian. Kedaluwarsa pada Juni sebelumnya juga menunjukkan eksposur dealer terkonsentrasi di zona support US$60.000–US$62.000. Data terbaru menegaskan area tersebut masih menjadi medan utama meski reli berlangsung terbatas. Pandangan lebih luas dan likuiditas GreeksLive menilai prospek pasar kripto pada Q3 lemah, dengan perhatian investor bergeser ke saham AS, AI, semikonduktor, serta produk saham bertoken (tokenized stock). Perusahaan itu juga memperingatkan tren turun jangka panjang Bitcoin "belum berakhir", dengan mengutip aksi jual dari pemegang besar dan ETF. Data CoinGlass menunjukkan total open interest opsi BTC turun setelah kedaluwarsa kuartalan besar. Penurunan open interest dapat menipiskan kedalaman pasar, meski tekanan lindung nilai masih mungkin bertahan jika pelaku pasar terus membeli put. Intinya Jatuh tempo opsi 3 Juli menegaskan pasar masih berhati-hati: area strike utama di sekitar US$60.000 (BTC) dan US$1,7 ribu (ETH) tetap menjadi fokus, proteksi downside tenor pendek mahal, dan arus keluar ETF terus menahan laju pemulihan. Disclosure: Artikel ini bukan merupakan saran investasi. Konten dan materi yang ditampilkan di halaman ini hanya untuk tujuan edukasi.