Likuidator Three Arrows Capital gugat istri Zhu Su terkait penjualan properti Dubai senilai US$40 juta

Ringkasan Pasar AI
Likuidator 3AC menggugat istri Zhu Su untuk menarik kembali ~US$40 juta dari penjualan properti di Dubai menegaskan upaya pemulihan pasca-kejatuhan yang masih berlangsung serta tuduhan perlindungan aset menjelang likuidasi. Meski bukan katalis makro langsung, kasus ini menegaskan kembali risiko pihak lawan dan tata kelola yang terus membebani kepercayaan pasar kripto serta menyoroti berlanjutnya ketidakpastian hukum yang terkait dengan kegagalan era 2022.
Level dampak
● Rendah
Aset terdampak
BTC/USDT+0.88%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
▼ Bearish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
ChainThink melaporkan bahwa pada 5 Agustus, mengutip The Business Times, likuidator Three Arrows Capital (3AC) mengajukan gugatan terhadap Evelyn Tao Yaqiong, istri salah satu pendiri Zhu Su. Gugatan itu menuntut pengembalian sekitar 146 juta dirham (sekitar US$40 juta) yang disebut berasal dari hasil penjualan properti di Dubai. Menurut pernyataan likuidator, properti tersebut dibeli sekitar tiga pekan sebelum 3AC resmi masuk proses likuidasi pada 3 Juni. Nilai pembelian disebut sekitar 110 juta dirham (kira-kira US$30 juta), dengan dana yang diduga bersumber dari pinjaman kripto Zhu Su senilai US$50 juta dari 3AC. Pada Oktober 2023, saat menjalani hukuman di Singapura, Zhu Su memindahkan kepemilikan properti itu kepada istrinya. Properti tersebut kemudian dijual pada Januari 2024 dengan nilai sekitar US$40 juta. Likuidator 3AC menilai pengalihan aset tersebut dilakukan untuk menjauhkan kekayaan dari jangkauan kreditur dan tim likuidasi. Mereka juga menuding Zhu Su melanggar kewajiban fidusia dengan mengalihkan dana perusahaan untuk membeli aset. Evelyn Tao Yaqiong membantah tuduhan itu. Ia menyatakan tidak mengetahui sumber dana maupun dugaan pelanggaran yang dilakukan Zhu Su, serta menegaskan properti tersebut merupakan hadiah pribadi untuknya. Three Arrows Capital runtuh pada 2022 setelah pasar kripto melemah dan saat ini disebut masih berutang lebih dari US$3 miliar kepada para kreditur. Sebelumnya, likuidator telah berupaya memulihkan sekitar US$1,3 miliar aset dari kedua pendiri.