Futures Wall Street melemah pada 1 Juli 2026 di tengah kekhawatiran baru soal Timur Tengah
Ringkasan Pasar AI
Kontrak berjangka indeks ekuitas AS membuka paruh kedua dengan lebih lemah karena penolakan Iran untuk bertemu utusan AS kembali memunculkan keraguan atas terobosan diplomatik Timur Tengah dalam waktu dekat, meningkatkan risiko geopolitik dan dampak limpahannya ke pasar energi. Secara bersamaan, data pasar tenaga kerja AS yang lebih kuat dan ekspektasi setidaknya satu kali kenaikan suku bunga The Fed tahun ini menjaga risiko suku bunga tetap tinggi, sementara tinjauan komunikasi Ketua Warsh menambah ketidakpastian menjelang pernyataan beliau di forum serta data manufaktur ISM.
Level dampak
● Tinggi
Aset terdampak
NCSISP5002USD/USDT+0.13%
Wawasan AI · NCSISP5002USD/USDTWawasan AI
▼ Bearish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Pada 1 Juli 2026, futures indeks saham AS dibuka melemah, dengan futures Dow, S&P 500, dan Nasdaq 100 masing-masing turun 0,26%, 0,3%, dan 0,54%. Pelemahan dipicu penolakan Iran untuk bertemu pejabat tinggi AS yang berangkat ke Timur Tengah, yang kembali memunculkan keraguan atas prospek perundingan damai. Pelaku pasar juga mencermati pidato Ketua The Fed Kevin Warsh di sebuah forum di Portugal serta rilis data manufaktur ISM. Data ketenagakerjaan yang kuat turut menguatkan ekspektasi kenaikan suku bunga pada tahun ini.