Futures saham AS melemah saat ekspektasi kenaikan suku bunga membebani pasar
Ringkasan Pasar AI
Kontrak berjangka ekuitas AS melemah karena kenaikan imbal hasil Treasury dan ekspektasi yang kembali menguat akan pengetatan lebih lanjut oleh The Fed menilai ulang aset berisiko menjelang data penggajian utama AS dan pernyataan di Sintra dari Ketua The Fed Kevin Warsh. Suku bunga riil yang lebih tinggi menekan aset yang tidak memberikan imbal hasil, dengan emas turun dan Bitcoin tetap lemah. Kepemimpinan saham teknologi juga melemah di prapembukaan (misalnya, Micron, ASML), memperkuat nada risk-off di seluruh ekuitas global.
Level dampak
● Tinggi
Aset terdampak
NCSISP5002USD/USDT+0.37%
Wawasan AI · NCSISP5002USD/USDTWawasan AI
▼ Bearish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Futures indeks saham AS melemah, dengan futures S&P 500 dan Dow turun 0,4% serta futures Nasdaq merosot 0,55%. Kontrak berjangka emas New York turun 1,6% ke $3,974 per ounce, sementara imbal hasil obligasi pemerintah AS naik ke level tertinggi sepekan, dengan tenor 2 tahun di 4,175% dan 10 tahun di 4,464%. Pasar meningkatkan taruhan bahwa Federal Reserve akan kembali menaikkan suku bunga, menjelang rilis data tenaga kerja serta pidato ketua Fed Kevin Warsh di forum Sintra. Sejumlah saham teknologi seperti ASML dan Micron ikut melemah pada perdagangan prapembukaan.