Selat Hormuz diperkirakan dibuka kembali pada Jumat setelah terhenti lebih dari tiga bulan

Selat Hormuz diperkirakan akan dibuka kembali dalam beberapa hari setelah terhenti lebih dari tiga bulan, mengganggu hampir seperlima pengiriman minyak dunia. Amerika Serikat dan Iran telah mencapai kesepakatan gencatan senjata, dan Donald Trump mengatakan jalur itu akan “dibuka sepenuhnya” serta bebas biaya. Harga Brent sempat melonjak dari di bawah $US70 per barel pada Februari ke puncak di atas $US120 per barel pada April. Analis menilai pemulihan pelayaran penuh bisa memakan 3–6 bulan, sementara harga berjangka berpotensi turun cepat dan harga spot diperkirakan melemah dalam beberapa pekan.