RBA sebut inflasi masalah ekonomi nomor satu saat pasar mematok kenaikan suku bunga September ke 4.6%

Ringkasan Pasar AI
Pejabat RBA menegaskan kembali bahwa inflasi tetap menjadi prioritas kebijakan utama, sementara pasar sudah memperhitungkan probabilitas tinggi kenaikan pada September ke 4,6% dan pengetatan lebih lanjut pada awal tahun depan. Komentar tersebut menyoroti risiko inflasi yang terkait dengan guncangan pasokan eksternal dan investasi yang didorong AI, yang mengindikasikan kebijakan dapat tetap ketat bahkan jika kenaikan suku bunga kurang efektif terhadap tekanan sisi penawaran. Hal ini menjaga suku bunga Australia dan aset yang sensitif terhadap AUD tetap menjadi fokus.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
NCFXAUD2USD/USDT-0.47%
Wawasan AI · NCFXAUD2USD/USDTWawasan AI
▼ Bearish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Wakil Gubernur Reserve Bank of Australia (RBA), Andrew Hauser, mengatakan inflasi adalah masalah terbesar ekonomi Australia saat ini, dan pasar menilai peluang kenaikan suku bunga pada September ke level tertinggi 15 tahun sebesar 4.6% sudah tercermin dalam harga. Pasar juga memperkirakan hingga Februari tahun depan hampir pasti terjadi dua kali kenaikan suku bunga. Sejumlah analis menilai inflasi saat ini banyak dipicu gangguan pasokan terkait konflik AS-Iran serta lonjakan belanja AI oleh raksasa teknologi AS, sehingga kenaikan suku bunga sulit mengatasi masalah yang bersifat sisi pasokan.