Harga perak di India turun 2,21% pada 1 Juli 2026; Mumbai hingga Ahmedabad

Ringkasan Pasar AI
Perak turun 2,21% seiring penguatan USD dan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS mengurangi permintaan untuk logam yang tidak memberikan imbal hasil, diperkuat oleh ekspektasi pengetatan The Fed lebih lanjut dan risiko data ketenagakerjaan AS yang akan datang. Pergerakan ini menandakan kondisi keuangan yang lebih ketat yang membebani logam mulia secara luas. Sebaliknya, WTI bangkit kembali karena kekhawatiran geopolitik Timur Tengah yang kembali mencuat, menegaskan divergensi lintas komoditas yang didorong oleh faktor makro versus faktor risiko pasokan.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
NCCOXAG2USD/USDT+0.77%
Wawasan AI · NCCOXAG2USD/USDTWawasan AI
▼ Bearish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Pada 1 Juli 2026, harga perak di India tercatat ₹223 per gram, turun 2,21% dalam sehari. Penurunan dipicu penguatan dolar AS dan kenaikan imbal hasil Treasury AS yang menekan aset tanpa imbal hasil, di tengah ekspektasi pengetatan kebijakan lanjutan The Fed. Pada hari yang sama, WTI naik ke US$70.13 per barel karena kekhawatiran geopolitik setelah Iran menolak menggelar pembicaraan langsung dengan pejabat AS, sehingga memunculkan keraguan atas stabilitas gencatan senjata di Timur Tengah. Artikel ini menyoroti pergerakan harga harian perak dan WTI beserta faktor pendorongnya.