user-avatar
The Economic Times

Sensex anjlok lebih dari 1.300 poin dari puncak harian, Nifty turun di bawah 23.200 saat kapitalisasi pasar susut Rp 9 lakh crore

Ringkasan Pasar AI
Saham India anjlok tajam, dengan Sensex dan Nifty berbalik arah dari kenaikan awal di tengah pengetatan kondisi keuangan global dan premi risiko energi yang lebih tinggi. Yield obligasi AS tenor 10 tahun yang menembus di atas 5% serta kembali munculnya ekspektasi kenaikan suku bunga Fed menekan aset berisiko, sementara Brent di atas $108 memperkuat kekhawatiran inflasi. Eskalasi di Timur Tengah menambah risiko ekor. Pasokan IPO yang besar disebut menguras likuiditas pasar sekunder, memperdalam memburuknya breadth.
Level dampak
● Tinggi
Aset terdampak
NCCOGOLD2USD/USDT+0.54%
Wawasan AI · NCCOGOLD2USD/USDTWawasan AI
▼ Bearish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Bursa saham India melemah tajam, dengan Sensex jatuh lebih dari 1.300 poin dari puncak harian dan Nifty turun di bawah 23.200, sementara kapitalisasi pasar menyusut sekitar Rs 9 lakh crore. Imbal hasil US Treasury 10-year menembus 5% untuk pertama kalinya sejak 2023, memicu kekhawatiran suku bunga tinggi bertahan lebih lama. Kenaikan harga minyak memperkuat kekhawatiran inflasi dan mendorong ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed, di tengah ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang memicu aksi jual luas.