Riset Allium: pengguna AS tetap mendominasi taruhan politik di Polymarket meski diblokir sejak 2022
Ringkasan Pasar AI
Riset Allium menunjukkan bahwa geoblock Polymarket di AS tidak mengurangi partisipasi, melainkan mendorong aktivitas ke luar negeri melalui VPN, sementara tindakan regulasi meluas di Spanyol, Kanada, dan sebagian wilayah Ukraina. Temuan tersebut meningkatkan risiko kepatuhan dan penegakan hukum bagi pasar prediksi berbasis kripto, sehingga meningkatkan probabilitas pembatasan akses, tantangan perizinan, dan gangguan likuiditas. Ini merupakan negatif dalam jangka pendek bagi sentimen sektor, terutama terkait perjudian onchain dan aktivitas pasar prediksi.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
BTC/USDT+0.45%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
▼ Bearish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Riset terbaru dari perusahaan analitik blockchain Allium menunjukkan pengguna Amerika Serikat masih mendominasi volume transaksi dan jumlah dompet pada pasar prediksi politik Polymarket, meski platform itu menerapkan pemblokiran geografis setelah berdamai dengan Commodity Futures Trading Commission (CFTC) pada 2022. Menurut riset tersebut, pengguna tetap mengakses Polymarket melalui jalur lepas pantai seperti VPN, sehingga pemblokiran lebih banyak memindahkan aktivitas ketimbang mengurangi partisipasi. Polymarket juga menghadapi pembatasan regulasi di sejumlah wilayah lain, termasuk Spanyol, Kanada, dan sebagian Ukraina. Temuan ini menambah tekanan karena regulator di berbagai yurisdiksi menyoroti kepatuhan perizinan platform pasar prediksi kripto.