Laporan: Open USD mengklaim 149 kemitraan, sejumlah perusahaan menyebut tak ada kesepakatan

Ringkasan Pasar AI
Laporan menuduh Open USD (OUSD) melebih-lebihkan "149 kemitraan", dengan sejumlah perusahaan yang disebutkan menyangkal adanya perjanjian yang ditandatangani. Guncangan terhadap kredibilitas ini meningkatkan risiko reputasi dan eksekusi bagi pendatang stablecoin baru serta menyoroti kesenjangan uji tuntas seputar klaim konsorsium. Meskipun cadangan dan posisi regulasi USDC tidak terdampak, episode ini sempat menekan sentimen pasar yang terkait Circle dan dapat membebani selera risiko kripto yang lebih luas dalam waktu dekat.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
BTC/USDT+2.22%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
▼ Bearish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Proyek stablecoin pendatang baru Open USD (OUSD) disebut belum benar-benar meneken kesepakatan dengan 149 perusahaan, meski mengklaim demikian saat peluncurannya pada 3 Juli 2026. Sejumlah perusahaan berbasis Korea Selatan yang tercantum, termasuk Samsung Electronics, dilaporkan menyatakan tidak ada konsultasi resmi dan mereka tidak mengetahui peran apa pun dalam aliansi tersebut, menurut Chosun Biz. Beberapa emiten lain seperti Shinhan Financial Group, Dunamu, dan KBank mengatakan mereka hanya diminta meninjau stablecoin itu dan belum mencapai kesepakatan apa pun. OpenAssets founder Gabor Gurbacs juga mengatakan beberapa kliennya yang dicantumkan sebagai mitra menyatakan tidak pernah menandatangani apa pun, sementara saham Circle sempat jatuh 17% saat OUSD diumumkan dengan dukungan 149 perusahaan.