Harga minyak bangkit karena detail kesepakatan awal AS–Iran belum jelas, pemulihan pasokan Hormuz dinilai memakan waktu
Harga minyak menguat setelah kekhawatiran meningkat karena rincian memorandum awal AS–Iran untuk mengakhiri konflik belum dipublikasikan dan gencatan senjata permanen belum tercapai. Pelaku pasar menilai pembukaan kembali Selat Hormuz bisa lebih lambat dari perkiraan karena proses seperti pembersihan ranjau, pemulihan asuransi pelayaran, dan pengaktifan kembali fasilitas membutuhkan waktu. Brent naik 0.3% ke $83.42 per barel, sementara WTI naik 0.3% ke $81.12 per barel. Sejumlah analis mengatakan premi risiko kemungkinan tidak akan sepenuhnya hilang dalam jangka pendek.