CTO Meta Andrew Bosworth sebut peluncuran divisi AI baru “sangat buruk” usai restrukturisasi 6.500 staf
CTO Meta Andrew Bosworth mengakui restrukturisasi untuk membentuk divisi AI baru berjalan “sangat buruk” dan memukul moral sekitar 6.500 insinyur serta manajer produk. Sejumlah karyawan bahkan menyebut unit tersebut sebagai “gulag”. Perusahaan kini berupaya memulihkan kepercayaan lewat penyesuaian struktur manajemen, peningkatan komunikasi, dukungan pengembangan karier, serta perbaikan fasilitas kantor. Peristiwa ini menyoroti kendala eksekusi strategi AI yang berpotensi memperlambat iterasi model dan laju komersialisasi, menurut WIRED.