Irak siapkan ekspor minyak mentah dan nafta via Suriah, target awal 50.000 barel per hari mulai Juli
Irak menyiapkan jalur baru untuk mengekspor minyak mentah dan nafta melalui pelabuhan Baniyas di Suriah setelah perang Iran memutus rute pengapalan utamanya di Teluk akibat penutupan efektif Selat Hormuz. Skema awal menargetkan sekitar 50.000 barel per hari, dengan pengiriman menggunakan tanker-truck yang diharapkan mulai pada awal Juli. Rute darat ini diposisikan sebagai solusi darurat masa perang dan menghadapi kendala besar karena kerusakan infrastruktur serta kapasitas bongkar yang terbatas sekitar 900 truk per hari. Perkembangan ini menunjukkan gangguan fisik pada salah satu koridor ekspor utama Timur Tengah dan berpotensi menimbulkan guncangan jangka pendek pada pasokan minyak global.