Iran sebut kapal wajib izin dan asuransi untuk melintasi Selat Hormuz, memicu kekhawatiran biaya ke depan

Iran menyatakan kapal yang melintasi Selat Hormuz harus mendapat izin dan membeli asuransi wajib yang ditunjuk, yang saat ini gratis namun dapat dikenai biaya di masa depan, serta mewajibkan rute tunggal di sepanjang garis pantainya dan melarang jalur alternatif. Pernyataan itu berhadapan langsung dengan klaim AS bahwa 20 kapal semalam melintas melalui rute yang direkomendasikannya di sepanjang pantai Oman. Kesepakatan sementara 60 hari antara AS dan Teheran hanya menjamin pelayaran gratis selama masa berlaku, tanpa menyelesaikan isu kontrol jangka panjang atas selat tersebut. Perkembangan ini menaikkan premi risiko pengangkutan energi dan menekan stabilitas rantai pasok minyak global.