Kuwait tawarkan pengambilan langsung produk minyak di pelabuhan saat 93 juta barel minyak non-Iran tertahan di Teluk

Kuwait meminta pelanggan energinya mengambil produk minyak hasil pemurnian langsung dari pelabuhan, seiring AS dan Iran menyatakan pembentukan jalur komunikasi di Selat Hormuz serta komitmen bebas biaya transit selama 60 hari. Kuwait Petroleum Corporation juga mencabut pemberitahuan force majeure dan mulai meningkatkan produksi. Data Kpler menunjukkan sekitar 93 juta barel minyak non-Iran masih tertahan di Teluk Persia akibat gangguan pengapalan. Harga Brent telah turun tajam dari puncak saat konflik, tetapi pasar bahan bakar olahan disebut tetap lebih ketat dibanding pasar minyak mentah.