user-avatar
The Economic Times

Emas melemah di tengah kekhawatiran inflasi dan ekspektasi kenaikan suku bunga

Ringkasan Pasar AI
Emas melemah tipis seiring meningkatnya ketegangan di Timur Tengah yang mengangkat harga minyak, memicu kekhawatiran inflasi dan memperkuat ekspektasi bahwa The Fed akan memberi sinyal atau menerapkan kebijakan yang lebih ketat setelah rilis PPI/CPI AS mendatang. Ekspektasi suku bunga riil yang lebih tinggi biasanya menekan bullion yang tidak memberikan imbal hasil meski berstatus sebagai lindung nilai inflasi. Jajak pendapat Reuters yang mengindikasikan Bank of England tetap menahan kebijakan membatasi divergensi kebijakan lintas pasar, tetapi tidak mengimbangi sensitivitas emas terhadap suku bunga yang didorong AS.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
NCCOGOLD2USD/USDT+0.04%
Wawasan AI · NCCOGOLD2USD/USDTWawasan AI
▼ Bearish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Emas spot pada Rabu turun 0.1% ke $4,349.44 per ounce, sementara kontrak berjangka Desember turun 1% ke $4,393.30. Eskalasi konflik di Timur Tengah mendorong kenaikan harga minyak dan memperkuat kekhawatiran inflasi, sehingga pasar memperkirakan Federal Reserve akan memberi sinyal kenaikan suku bunga pada pekan ini. Survei Reuters menunjukkan Bank of England diperkirakan mempertahankan suku bunga 3.75% hingga pertengahan 2027. Di logam mulia lain, perak turun 0.1%, platinum naik 0.6%, dan paladium turun 0.2%.