Analis: Emas dan perak berpotensi menghadapi pekan yang berat

Artikel ini menilai emas dan perak berpotensi tetap tertekan pada pekan depan seiring penguatan dolar AS, kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS, serta koreksi tajam harga minyak yang hampir 10% yang mengurangi daya tarik keduanya sebagai lindung nilai inflasi. Pada pekan lalu, kontrak berjangka emas dan perak masing-masing turun 2.06% dan 6.4%. Di pasar luar negeri, emas COMEX turun 3.5% ke $4,096.3 per ounce, sementara ketegangan geopolitik disebut memberi dukungan terbatas namun tekanan makro masih dominan, menurut analis.