Emas pulih dari level terendah dua pekan jelang rilis data inflasi AS
Ringkasan Pasar AI
Emas bangkit dari level terendah dua pekan seiring pasar menantikan CPI AS bulan Juni, namun ekspektasi suku bunga tetap menjadi pendorong dominan. Komentar The Fed dan meningkatnya probabilitas tersirat untuk kenaikan suku bunga pada September telah menekan emas batangan yang tidak memberikan imbal hasil meski minyak lebih tinggi, yang dikaitkan dengan ketegangan AS-Iran. Dalam jangka dekat, penempatan posisi kemungkinan tetap berhati-hati dan bergantung pada data, dengan pergerakan lintas komoditas pada perak dan platina mencerminkan permintaan yang tidak merata.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
NCCOGOLD2USD/USDT-0.65%
Wawasan AI · NCCOGOLD2USD/USDTWawasan AI
● Netral
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Harga emas berbalik naik pada perdagangan Selasa setelah sehari sebelumnya menyentuh level terendah dua pekan, seiring pasar menanti rilis CPI AS Juni yang dinilai akan kembali menunjukkan inflasi di atas target. Taruhan pasar atas kenaikan suku bunga The Fed pada September menguat, dengan probabilitas naik ke sekitar 76% dari 57% sepekan lalu, menurut CME Group FedWatch Tool. Spot gold berada di $4,013.93 per ounce, sementara kontrak berjangka naik 0.4%. Ketegangan AS-Iran turut mendorong harga minyak, namun tekanan dari ekspektasi suku bunga tetap membebani emas, sementara perak, platinum, dan palladium bergerak beragam.