user-avatar
Lokmat Times

Emas mencatat kenaikan mingguan 0.86% seiring ekspektasi The Fed menahan suku bunga

Ringkasan Pasar AI
Data ekonomi AS yang lebih lemah dari perkiraan dan meredanya CPI inti ke 2,5% memperkuat ekspektasi bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga tidak berubah, menekan imbal hasil Treasury dan dolar AS serta mendukung kenaikan mingguan emas. Minyak mentah yang bergejolak terkait ketegangan di Timur Tengah menambah permintaan aset safe haven. Fokus pasar dalam jangka dekat beralih ke risalah FOMC bulan Juli dan perkembangan seputar Selat Hormuz, yang dapat memperbesar volatilitas lintas aset.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
NCCOGOLD2USD/USDT-0.00%
Wawasan AI · NCCOGOLD2USD/USDTWawasan AI
▲ Bullish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Serangkaian data ekonomi AS yang lebih lemah dari perkiraan memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga, sehingga mendorong harga emas naik 0.86% secara mingguan. Pada Jumat, kontrak berjangka emas MCX Oktober naik 0.73% menjadi Rs 154,590, sementara kontrak berjangka perak MCX September naik 0.15% menjadi Rs 2,36,272 per kg. Secara teknikal, level resistance emas COMEX berada di $4,470–$4,500 dengan support di $4,400–$4,370. Inflasi inti Juli juga melambat ke 2.5%, menandakan inflasi secara umum tetap terkendali.