user-avatar
The Economic Times

Emas stabil setelah anjlok lebih dari 3% usai sikap hawkish Warsh

Ringkasan Pasar AI
Emas stabil setelah aksi jual tajam yang dipicu oleh pernyataan hawkish Ketua The Fed Warsh, yang mendorong probabilitas tersirat kenaikan suku bunga pada September (CME FedWatch) dari 36% menjadi 57%. Ekspektasi suku bunga kebijakan yang lebih tinggi meningkatkan dukungan dari real-yield dan USD, menekan emas yang tidak memberikan imbal hasil meski terjadi konsolidasi jangka pendek. Rilis data pasar tenaga kerja AS yang akan datang menjadi katalis utama untuk penetapan ulang ekspektasi suku bunga dan risiko logam mulia.
Level dampak
● Tinggi
Aset terdampak
NCCOGOLD2USD/USDT-1.93%
Wawasan AI · NCCOGOLD2USD/USDTWawasan AI
▼ Bearish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Ketua Federal Reserve Kevin Warsh pada Jumat menyampaikan pernyataan bernada hawkish dan mengisyaratkan kenaikan suku bunga bisa diperlukan bila inflasi tidak turun menuju target 2%. Pasar kemudian menaikkan perkiraan peluang kenaikan suku bunga pada September menjadi 57% dari 36% sebelumnya, menurut CME FedWatch. Pada Senin, emas spot nyaris tidak berubah di $4,455.29 per ounce setelah sempat menyentuh level terendah sejak 19 Agustus, usai jatuh lebih dari 3% pada sesi sebelumnya. Kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Desember turun 0.6% menjadi $4,504.90, sementara pelaku pasar menanti rangkaian laporan pasar tenaga kerja AS pekan ini.