user-avatar
The Economic Times

Saham Asia bergerak campuran, Brent anjlok lebih 6% ke $82.41 setelah Trump sebut pembicaraan Iran digelar Senin

Ringkasan Pasar AI
Minyak mentah Brent turun lebih dari 6% menjadi $82.41 seiring pasar memperhitungkan peningkatan peluang pembicaraan AS-Iran dan berkurangnya risiko pasokan dari Timur Tengah, sehingga menekan aset yang terkait energi. Aset berisiko bergerak beragam: kontrak berjangka ekuitas AS menguat tipis sementara ekuitas Asia melemah. Secara terpisah, intervensi valas AS-Jepang yang terkoordinasi memicu rebound yen yang tajam, meningkatkan ketidakpastian jangka pendek seputar penempatan posisi USD/JPY dan volatilitas lintas aset yang lebih luas.
Level dampak
● Tinggi
Aset terdampak
NCCO1OILBRENT2USD/USDT-0.49%
Wawasan AI · NCCO1OILBRENT2USD/USDTWawasan AI
● Netral
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Kontrak berjangka minyak Brent turun lebih dari 6% ke $82.41 setelah ekspektasi pasar atas kemajuan menuju kesepakatan terkait Iran menguat dan meredakan kekhawatiran gangguan pasokan. Pada saat yang sama, futures saham AS menguat tipis. Di Asia, Nikkei Jepang turun 1% sementara KOSPI Korea Selatan melemah 3.6% setelah anjlok 22% sepanjang Juli.