user-avatar
NBC News

Upaya Bessent meredakan “demam” pasar berbalik arah, memicu aksi jual

Ringkasan Pasar AI
Buyback obligasi berjangka lebih panjang senilai $6B oleh Treasury gagal menahan kenaikan yield, memicu aksi jual tajam ketika yield 10Y naik ke ~4,85% dan 20Y/30Y mendekati ~5,3%. Suku bunga tenor panjang yang lebih tinggi memperketat kondisi keuangan dan menekan saham-saham yang sensitif terhadap suku bunga, membebani Nasdaq dan S&P. Pergerakan ini juga memperkuat kekhawatiran tentang keberlanjutan fiskal setelah utang AS melampaui $40T, seiring risiko inflasi yang terkait dengan konflik Iran dan kebijakan perdagangan.
Level dampak
● Tinggi
Aset terdampak
NCSINASDAQ1002USD/USDT-0.26%
Wawasan AI · NCSINASDAQ1002USD/USDTWawasan AI
▼ Bearish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Menteri Keuangan AS Scott Bessent berupaya meredakan sentimen pasar yang dinilainya terlalu panas, namun pengumuman pembelian kembali $6 billion obligasi pemerintah bertenor 10 hingga 20 tahun justru diikuti lonjakan imbal hasil. Imbal hasil Treasury 10 tahun naik ke 4.85%, tertinggi sejak November 2023, sementara tenor 20 dan 30 tahun menyentuh 5.3%. Di pasar saham, Nasdaq Composite turun 0.8% pada tengah hari dan S&P 500 merosot 0.6%. Kekhawatiran investor mencakup konflik Iran yang berlarut, kebijakan dagang Presiden Donald Trump yang dinilai mendorong inflasi, serta total utang nasional AS yang melampaui $40 trillion.