Futures Nikkei sesi malam jatuh 630 poin, ketegangan militer AS–Iran dorong Brent tembus US$90; futures Hang Seng turun 107
Ringkasan Pasar AI
Pertukaran militer AS-Iran yang kembali terjadi di Selat Hormuz mengangkat Brent di atas USD 90 dan mendorong imbal hasil US 10-year ke level tertinggi dalam 19 bulan, memperkuat kondisi risk-off yang diperbesar oleh pernyataan The Fed yang hawkish. Futures indeks ekuitas Asia-Pasifik melemah pada sesi malam (Nikkei -630, Hang Seng -107), mencerminkan kondisi keuangan yang lebih ketat dan biaya input energi yang lebih tinggi yang dapat menekan pertumbuhan kawasan dan margin korporasi dalam jangka dekat.
Level dampak
● Tinggi
Aset terdampak
NCCO1OILBRENT2USD/USDT+4.63%
Wawasan AI · NCCO1OILBRENT2USD/USDTWawasan AI
▼ Bearish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Ketegangan militer AS–Iran di Selat Hormuz mendorong Brent menembus US$90 per barel dan mengangkat imbal hasil US Treasury 10 tahun ke level tertinggi dalam 19 bulan. Komentar hawkish dari Ketua Federal Reserve AS Kevin Warsh menambah sentimen risk-off sehingga futures indeks saham Asia-Pasifik pada sesi malam melemah. Futures Nikkei 225 ditutup turun 630 poin ke 65,820, sementara futures Hang Seng turun 107 poin ke 25,346.