Industri aluminium Kanada berpeluang diuntungkan harga tinggi setelah perang Timur Tengah mengganggu pasokan
Perang di Timur Tengah membuat sejumlah fasilitas peleburan aluminium utama di kawasan Teluk, termasuk Emirates Global Aluminium Al Taweelah di UEA, berhenti beroperasi atau mengalami kerusakan berat. Negara-negara Teluk menyumbang sekitar 9% pasokan aluminium global dengan produksi tahunan sekitar 7 juta ton, dan pemulihan kapasitas diperkirakan memakan waktu berbulan-bulan hingga satu tahun sehingga kekurangan pasokan dapat bertahan sampai akhir 2024. Harga aluminium saat ini masih hampir 10% lebih tinggi dibanding sebelum konflik dan berada di level tertinggi dalam empat tahun. Produsen aluminium Kanada berbasis tenaga air dinilai diuntungkan oleh biaya yang lebih rendah dan harga yang tinggi, sehingga sebagian ekspor jangka pendek kembali mengalir ke Amerika Serikat meski ada tarif.