Motilal Oswal perkirakan 44 saham di India membukukan penurunan laba bersih dua digit pada kuartal Juni
Ringkasan Pasar AI
Motilal Oswal memperkirakan 44 perusahaan India yang tercatat di bursa akan membukukan penurunan laba Q1 YoY >10%, dengan alasan biaya energi yang lebih tinggi, permintaan yang tidak merata, dan risiko geopolitik yang meningkat. Laporan tersebut menandai konflik Iran-Israel/AS sebagai pendorong utama melalui potensi lonjakan harga minyak mentah/gas, yang meningkatkan inflasi dan tekanan mata uang serta menekan margin. Penurunan proyeksi laba yang lebih luas untuk FY26/FY27 memperkuat sensitivitas risk-off jangka dekat terhadap minyak.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
NCCO1OILBRENT2USD/USDT+7.48%
Wawasan AI · NCCO1OILBRENT2USD/USDTWawasan AI
▼ Bearish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Motilal Oswal memperkirakan 44 emiten di India akan mencatat penurunan laba bersih dua digit pada kuartal Juni, mencakup sektor penerbangan, pertahanan, semen, kimia, perbankan, kesehatan, minyak dan gas, properti, hingga telekomunikasi. Tekanan diperkirakan datang dari kenaikan biaya energi, melemahnya permintaan di sejumlah segmen, serta ketidakpastian geopolitik. Pialang tersebut juga menyoroti dampak konflik Iran–Israel/AS terhadap harga minyak, inflasi, nilai tukar rupee, dan margin perusahaan, serta memangkas proyeksi laba FY26 dan FY27.