Perusahaan minyak melirik kembali Venezuela saat pasokan Selat Hormuz tersendat dan Trump umumkan kesepakatan damai AS-Iran

Pemerintah AS mendorong perusahaan minyak internasional meneken kontrak pengembangan minyak yang mengikat di Venezuela, di tengah tersendatnya pasokan melalui Selat Hormuz dan pernyataan Presiden Donald Trump tentang kesepakatan damai AS-Iran yang akan “sepenuhnya mengizinkan pembukaan Hormuz tanpa tarif”. Pemerintah Venezuela mulai menyisihkan ladang bagi perusahaan yang menandatangani nota kesepahaman (MOU), sementara sejumlah perusahaan AS—termasuk rencana perluasan produksi Chevron dan pengiriman tim teknis Exxon—mendorong peralihan ke kontrak yang mengikat. Washington juga mengizinkan penyesuaian mekanisme penyelesaian sengketa dalam lisensi umum, yang dinilai meningkatkan ekspektasi elastisitas pasokan dalam jangka pendek meski belum langsung menaikkan produksi.