4j yang lalu
Lima saham terbesar di NSE turun ke 62% dari total kapitalisasi pasar
Lima saham terbesar di Nairobi Securities Exchange (NSE)—Safaricom, Equity Group, KCB Group, EABL, dan Co-op Bank—kini menyumbang 62% dari total nilai kapitalisasi pasar, turun dari 66% pada awal tahun. Penurunan ini mencerminkan berkurangnya konsentrasi pasar. Pada saat yang sama, valuasi sejumlah saham berkapitalisasi menengah naik tajam, termasuk Stanbic, DTB, Absa Bank Kenya, I&M Group, Kenya Power, BAT Kenya, serta Car & General, dengan kenaikan 24% hingga 207%. Perubahan tersebut menunjukkan rebalancing di internal pasar saham Kenya tanpa terkait perubahan aturan indeks atau kebijakan besar.
4j yang lalu
4j yang lalu
Pengadilan Tinggi izinkan KCB lelang hotel Cytonn Cysuites dalam sengketa utang Sh425.6 juta
Pengadilan Tinggi Kenya memutuskan KCB Group dapat melelang Cysuites Apartment Hotel milik Cytonn Investments untuk memulihkan pinjaman macet Sh425.6 million yang terkait dengan Wasini Resorts Ltd. Pengadilan menilai Cytonn tidak memiliki kedudukan hukum untuk menghentikan lelang karena pemilik terdaftar properti tersebut adalah Wasini Resorts. Properti itu sebelumnya digunakan sebagai jaminan dalam transaksi pembelian saham pada April 2018. Di perkara terpisah, official receiver pemerintah telah membekukan aset-aset termasuk hotel tersebut dalam upaya memulihkan lebih dari Sh14 billion yang terutang kepada sekitar 4,000 investor.
4j yang lalu
5j yang lalu
BAT Kenya digugat Sh4,5 miliar atas kampanye pemasaran VELO
BAT Kenya, unit British American Tobacco, menghadapi petisi konstitusional yang menuntut ganti rugi Sh4,5 miliar atas dugaan promosi ilegal kantong nikotin VELO dan pelanggaran undang-undang pengendalian tembakau. Gugatan itu meminta Sh1,5 miliar untuk dana kesehatan publik dan Sh3 miliar sebagai ganti rugi punitif, disertai penarikan produk. Pemohon juga meminta penghentian promosi, perintah penarikan serta pengemasan ulang, dan agar BAT menyetor Sh500 juta sebagai jaminan perkara serta Sh10 juta sebagai jaminan biaya.
5j yang lalu
6j yang lalu
Bank Sentral Kenya bidik Sh150 miliar dari pembukaan kembali obligasi infrastruktur
Bank Sentral Kenya (CBK) kembali membuka obligasi infrastruktur untuk menghimpun Sh150 miliar, guna mempermudah pelunasan Treasury bills 91 hari senilai Sh195.7 miliar yang jatuh tempo dalam tiga bulan ke depan. Langkah ini mencakup pengalihan (switch) agar investor menukar surat utang yang akan jatuh tempo menjadi tenor lebih panjang, termasuk mengarahkan dana ke obligasi 10 tahun yang diterbitkan pada November 2019 dengan kupon 12.28% dan sisa jatuh tempo 3.2 tahun. Target penghimpunan yang besar ini juga ditujukan untuk mendukung pemenuhan target pembiayaan domestik pemerintah sebesar Sh987.4 miliar pada tahun anggaran 2026/2027. Kebijakan tersebut berdampak langsung pada struktur durasi dan kurva imbal hasil pasar obligasi berdenominasi shilling Kenya.
6j yang lalu
6j yang lalu
Investor ritel Kenya borong saham KCB senilai Sh836.3 juta, kepemilikan naik ke 24.73% hingga Juni 2026
Investor ritel Kenya menambah 9.72 juta saham KCB Group pada periode tiga bulan hingga Juni 2026, dengan nilai pasar saat ini Sh836.3 juta, sehingga porsi kepemilikan naik menjadi 24.73%. Pada periode yang sama, institusi lokal dan investor asing memangkas kepemilikan, sementara National Social Security Fund mempertahankan porsinya di 10.20% dan pemegang saham terbesar tetap National Treasury dengan 19.76%, berdasarkan keterbukaan emiten yang tercatat di Nairobi Securities Exchange. KCB mencatat laba bersih naik 10.7% menjadi Sh17.8 miliar pada kuartal I yang berakhir Maret 2026.
6j yang lalu
6j yang lalu
Gathungu dan Nyakang’o soroti biaya komitmen Sh7.7 miliar dari pinjaman yang ditarik namun tak digunakan
Auditor-General Kenya Nancy Gathungu dan Controller of Budget Margaret Nyakang’o menyoroti biaya komitmen sebesar Sh7.7 miliar yang timbul dalam lima tahun dari pinjaman yang sudah ditarik tetapi tidak digunakan, dan memperingatkan pelanggaran prinsip kehati-hatian dalam penggunaan dana publik. Pada paruh pertama tahun fiskal 2025/26, Kementerian Keuangan melakukan operasi manajemen liabilitas atas obligasi $1 miliar yang diterbitkan pada 2018 dan jatuh tempo 2028, dengan membeli kembali obligasi bernilai nominal Sh82.3 miliar senilai Sh86.2 miliar sehingga menambah biaya Sh3.86 miliar (termasuk premi dan bunga). Peristiwa ini memunculkan kembali kekhawatiran tentang melemahnya disiplin fiskal serta lemahnya efektivitas pengelolaan utang, yang berdampak langsung pada stabilitas nilai tukar shilling Kenya dan kelayakan kredit kedaulatan.
6j yang lalu