6j yang lalu
Tekanan jual mengintai Nifty 50; level 23.800 dan Bank Nifty 56.500 jadi sorotan saat Brent melonjak ke $96 per barel
Ancaman Donald Trump untuk bertindak terhadap Iran meningkatkan tensi geopolitik Timur Tengah dan mendorong kontrak berjangka Brent melonjak ke $96 per barel. Dampaknya, indeks Nifty 50 turun 0,8% ke 23.996, sementara Bank Nifty melemah 1,23% ke 57.127. Secara teknikal, Nifty telah turun di bawah rata-rata pergerakan kunci, sementara ADX merosot ke 9,61—terendah dalam tiga tahun—yang menandakan pasar berada pada fase volatilitas rendah menjelang pergerakan arah berikutnya.
6j yang lalu
7-16
Penyesuaian MSCI India berpotensi menambah hingga 12 saham dan menarik arus masuk pasif US$2,3 miliar
MSCI akan mengumumkan penyeimbangan ulang MSCI India Standard Index setelah penutupan pasar pada 12 Agustus, dengan perubahan yang berlaku mulai 31 Agustus 2026. Penyesuaian ini berpotensi memasukkan hingga 12 saham dan mengeluarkan tiga saham, yang dapat memicu arus masuk dana pasif sekitar US$2,3 miliar. Adani Green, Groww, dan Adani Energy Solutions disebut sebagai kandidat dengan peluang tinggi untuk masuk, sementara Astral dan SBI Cards termasuk yang dinilai berisiko dikeluarkan.
7-16
7-7
Broker terbelah soal prospek Trent usai pendapatan Q1 FY2025 naik 19% namun di bawah estimasi; target 2.733–3.500 rupee
Trent melaporkan pendapatan standalone kuartal I FY2025 sebesar 56,66 miliar rupee, naik 19% dari setahun sebelumnya, namun sedikit di bawah estimasi sebagian broker. Pada kuartal tersebut, perusahaan menambah 1 gerai Westside dan 19 gerai Zudio sehingga total gerai menjadi 1.312. Bernstein mempertahankan peringkat “Outperform” dengan target 3.500 rupee, Morgan Stanley tetap “Overweight” dengan target 3.151 rupee (di bawah harga penutupan), sementara Citi menegaskan kembali “Sell” dengan target 2.733 rupee. Saham Trent ditutup Senin di 3.343,8 rupee dan naik 16,6% sepanjang 2026, jauh mengungguli Nifty 50.
7-7