5j yang lalu
Pasar global bergejolak di tengah kekhawatiran inflasi dan ketegangan geopolitik
Pasar keuangan global memulai pekan dengan volatilitas tajam, dipicu konflik yang berlanjut di Timur Tengah dan kekhawatiran inflasi. Pada Selasa, indeks saham utama AS melemah, sementara harga minyak melonjak hingga diperdagangkan tepat di bawah level $100 per barel. Yen menguat seiring prospek kenaikan suku bunga oleh Bank of Japan, dan harga tembaga mencetak rekor karena pasokan global yang mengetat. Tekanan inflasi itu menambah sorotan pada langkah bank sentral, dengan European Central Bank diperkirakan mengambil langkah tegas dalam waktu dekat, menurut laporan yang mengutip masukan dari kantor-kantor berita.
5j yang lalu
12j yang lalu
Ketegangan Timur Tengah Dorong Harga Minyak Mendekati US$100 per Barel, Pasar Saham AS Tertekan
Ketegangan di Timur Tengah meningkat setelah Houthi Yaman yang didukung Iran melancarkan serangan baru ke Arab Saudi, mendorong harga minyak internasional mendekati US$100 per barel. Indeks saham AS melemah seiring kekhawatiran kenaikan biaya energi dapat memperburuk inflasi. Investor menanti rilis data inflasi utama pada akhir pekan ini yang berpotensi memengaruhi keputusan suku bunga Federal Reserve. Ketegangan berkelanjutan antara AS dan Iran masih dipandang sebagai faktor kunci bagi stabilitas pasar dan harga energi.
12j yang lalu
17j yang lalu
Yen Melonjak, Harga Minyak Berfluktuasi dan Mendekati $100 per Barel Guncang Pasar Global
Yen menguat tajam pada Selasa dan mencatat reli terkuat dalam dua tahun seiring meningkatnya ekspektasi pasar bahwa Bank of Japan dapat menaikkan suku bunga. Pada saat yang sama, serangan terhadap fasilitas energi di kawasan Teluk mendorong harga minyak mendekati $100 per barel, sementara harga tembaga mencetak rekor tertinggi sepanjang masa. Bank Sentral Eropa bersiap menaikkan suku bunga zona euro, memicu volatilitas pasar global. Investor meninjau ulang strategi untuk menghadapi ketidakpastian dari inflasi dan kenaikan imbal hasil obligasi, menurut input dari agensi.
17j yang lalu
9-2
Lonjakan zinc di LME dorong harga tiga bulan ke $3,990 per ton, sinyal risiko pasokan Barat makin dalam
Zinc tiga bulan di LME pada Senin menyentuh $3,990 per ton, level tertinggi empat tahun, sementara premi tunai sempat melampaui $230 per ton pekan lalu dan kini berada di $139 per ton—menggambarkan pasar yang sangat ketat. Output tambang zinc global yang sempat naik 4.8% tahun lalu justru turun 2.6% secara tahunan pada paruh pertama 2026, membalikkan ekspektasi pemulihan tipis. Data terbaru International Lead and Zinc Study Group menunjukkan produksi tambang zinc global turun kumulatif 8.6% pada 2015–2025, menegaskan risiko penyusutan pasokan jangka panjang yang kian dalam.
9-2
8-31
Pasokan gula India berisiko mengetat, stok awal musim 2026-27 diperkirakan turun ke sekitar 3 juta ton
Laporan DAM Capital Advisors memperkirakan India akan memulai musim gula 2026-27 pada 1 Oktober dengan persediaan sekitar 3 juta ton, setara kira-kira 35 hari konsumsi dan menjadi yang terendah dalam satu dekade. Produksi gula pada musim tersebut diperkirakan sekitar 29 juta ton, namun curah hujan yang kurang dan dimulainya penggilingan lebih awal dinilai bisa menekan realisasi produksi. Total kebutuhan etanol diproyeksikan mencapai 14,5 miliar liter, sehingga stok gula yang tipis berpotensi memperketat persaingan penggunaan tebu antara gula dan etanol. Angka-angka itu tertuang dalam riset DAM Capital Advisors yang diberitakan ANI.
8-31
8-29
Lonjakan harga emas dorong margin rekor pada Q1'26 meski biaya tambang naik 16% menjadi USD 1,785 per ounce
Laporan World Gold Council menyebut lonjakan harga emas pada Q1'26 mendorong margin dan arus kas penambang ke rekor, meski biaya All-in Sustaining Costs (AISC) rata-rata global naik 16% secara tahunan menjadi USD 1,785 per ounce. Newmont mencatat free cash flow kuartalan tertinggi sebesar USD 3.1bn dan menyetujui program buyback saham tambahan USD 6.0bn. AngloGold Ashanti membukukan free cash flow rekor USD 1.2bn dan beralih dari posisi net debt menjadi net cash. Sejumlah operasi di Afrika menghadapi tekanan biaya karena lonjakan pembayaran royalti seiring perubahan rezim fiskal dan meningkatnya resource nationalism, menurut WGC.
8-29
8-20
Bursa saham AS melemah setelah imbal hasil obligasi naik dan Walmart mengecewakan penjualan kuartalan
Indeks-indeks utama Wall Street turun pada Kamis setelah imbal hasil obligasi pemerintah AS naik, menekan sentimen pasar. Saham Walmart merosot tajam usai penjualan kuartalan di bawah perkiraan, memicu kekhawatiran pelemahan konsumsi. Di S&P 500, sektor consumer staples turun 1.6%, sementara Amazon dan Tesla melemah dan kenaikan Nvidia serta Apple membantu menahan tekanan. Investor juga mencermati arah suku bunga The Fed serta risiko inflasi dari kenaikan harga minyak.
8-20
8-20
FTSE 100 turun 0,2% ke 10.723,02 poin setelah proyeksi JD Sports dan imbal hasil obligasi naik
Indeks FTSE 100 Inggris melemah 0,2% pada perdagangan Kamis ke level 10723.02 poin, sementara indeks saham berkapitalisasi menengah FTSE 250 turun 0,3%. Sentimen sektor ritel tertekan setelah JD Sports menyampaikan proyeksi kinerja yang pesimistis. Pada saat yang sama, rebound imbal hasil obligasi pemerintah menambah tekanan pasar karena biasanya mengindikasikan biaya pinjaman yang lebih tinggi.
8-20
8-19
Dolar Melemah saat Tekanan Jual Treasury Mereda dan Ketegangan Timur Tengah Kembali Meningkat
Dolar AS melemah terhadap mata uang utama pada Rabu seiring meredanya aksi jual obligasi pemerintah AS. Investor menanti risalah rapat kebijakan terbaru Federal Reserve untuk mencari sinyal arah kebijakan, di tengah kembalinya ketegangan di Timur Tengah. Euro naik 0.31% menjadi 1.1611 terhadap dolar, sementara yen menguat 0.35%. Kebuntuan di Timur Tengah mengangkat harga minyak ke level tertinggi tiga pekan, sehingga risiko inflasi tetap bertahan.
8-19