
Isi
1. Apa itu Pohon Merkle?
2. Prinsip-prinsip Pohon Merkle
3. Bagaimana BingX Menggunakan Pohon Merkle untuk Membuktikan 100% Cadangan?
1. Apa itu Pohon Merkle?
Pohon Merkle (atau pohon hash) adalah struktur pohon biner yang umum, terdiri dari simpul akar, sekumpulan simpul perantara, dan sekumpulan simpul anak. Konsep Pohon Merkle pertama kali diusulkan oleh Ralph Merkle pada tahun 1980 dan telah digunakan secara luas dalam sistem file terdistribusi dan sistem peer-to-peer (P2P).
2. Bagaimana Cara Kerja Pohon Merkle?
- Struktur data mirip pohon yang terdiri dari simpul akar dan simpul anak. Semua pemrosesan data dan node bersifat hierarkis.
- Dalam mentransmisikan hasil data lapis demi lapis dari bawah ke atas, diperlukan verifikasi node depan dan belakang. Jika verifikasi gagal, langkah selanjutnya tidak dapat dilanjutkan.
- Ini menggunakan fungsi hash untuk menyandikan data blok menjadi nilai hash. Setelah data blok berubah, nilai hash juga berubah.
- Jika data tumbuh secara eksplosif, node anak dapat ditambahkan tanpa batas sementara akar Merkle mencatat hash dari semua node anak.
Pohon Merkle telah membentuk struktur data yang logis dan saling terkait. Perubahan data pada setiap simpul anak akan secara langsung menghasilkan hash akar yang berbeda. Dengan membandingkan hash akar ini dengan hash yang disediakan oleh sumber, kita dapat memastikan bahwa data tidak dimodifikasi atau dirusak.
3. Bagaimana BingX Membuktikan Cadangan 100% Melalui Pohon Merkle?
Langkah 1: Konfirmasi Dompet Panas dan Dingin
- Jika jumlah total dalam dompet panas dan dingin ≥ semua aset snapshot pengguna, itu berarti platform dapat memberikan keamanan dana 100%.
- Menggunakan semua dompet panas dan dingin untuk mentransfer jumlah acak tertentu ke alamat yang ditunjuk oleh perusahaan audit untuk membuktikan kepemilikan dompet.
- Perusahaan audit menjumlahkan saldo alamatnya untuk mendapatkan semua jumlah (termasuk dana pengguna dan dana milik sendiri) yang dikendalikan oleh bursa.
Langkah 2: Cuplikan Saldo Pengguna
- Ambil snapshot dari saldo pengguna platform pada titik waktu tertentu, termasuk informasi seperti akun dana, akun Futures, dan akun Copy Trading untuk menghitung ekuitas akun yang sebenarnya. (tidak termasuk PnL yang belum terealisasi)
- Berikan UID terenkripsi dan saldo semua pengguna ke perusahaan audit untuk menghitung aset kumulatif pengguna dan menerbitkan jumlah Merkle.
Langkah 3: Buat Pohon Merkle
- UID pengguna dan saldo setelah setiap hash dihubungkan untuk membentuk blok data yang mendasarinya. Dan akhirnya, semua data pengguna dikonsolidasikan untuk menghasilkan pohon Merkle.
- ID akun apa pun atau perubahan saldo di node anak akan menghasilkan perubahan di akar Merkle.
- Setiap pengguna dapat memverifikasi apakah asetnya disertakan dalam node anak.
Langkah 4: Perusahaan Audit Menerbitkan Laporan Audit
- Perusahaan audit independen pihak ketiga sering digunakan untuk memantau kepatuhan perusahaan. BingX telah melibatkan auditor independen pihak ketiga untuk mengaudit pohon Merkle dan aset platform yang dihasilkan oleh BingX untuk memverifikasi apakah BingX saat ini memenuhi 100% bukti cadangan.
- Catatan: BingX telah melibatkan beberapa otoritas independen untuk melakukan audit. Audit saat ini sedang berlangsung, dan laporan diharapkan akan dirilis dalam beberapa minggu ke depan.
Diagram Pohon Merkle BingX
Catatan: Setiap pengguna dapat memverifikasi apakah aset akun mereka termasuk dalam simpul anak Pohon Merkle dengan menggunakan nilai hash (saat ini mendukung verifikasi untuk BTC, ETH, USDT, USDC). Jika verifikasi berhasil dan saldo akurat, ini mengonfirmasi bahwa data belum dirusak, dan platform menyimpan aset pengguna dengan aman dan lengkap.